Minggu, 03 April 2016

Kenangan

Awan biru di langit siang itu
Perjalanan panjang yang melelahkan ku lalui bersama seorang teman
Membawaku kembali ke suasana sejuk nan menentramkan
Ku kembali walau sejenak tak ingin pergi
Mendayu mengenang sebuah cerita yang telah berlalu
Aku hanya tak mau berlalu
Sejenak ku lepas rindu di hatiku
Dulu aku disini bersamamu
Kenanganmu yang selalu mengajarkanku
Cinta dan sayang buah ketulusanmu
Meluluhkan hatiku yang dulu masih meragu
Ku menikmati setiap hembusan udara yang berlalu
Rasanya masih sama
Rasanya masih membuatku bahagia
Tapi semua sudah berlalu
Kenangan itu membawa pesan berarti untukku
Bahwa cinta tak harus selalu menyatu
Aku merindukanmu

Aku membutuhkanmu
Namun kamu telah pergi, menjauh tanpa kabar
Aku tak mengerti ini semua
Kamu bukan hanya sekadar kenangan 
Tapi kamu adalah bagian hidupku

Jumat, 25 Maret 2016

Masa Depanmu dan Negerimu



Jika Aku menjadi Seorang Guru
Pendidikan yang kuharapkan sekarang sudah berbeda dengan apa yang aku impikan dulu, dulu ketika aku masih kecil ku berangan bahwa aku ingin menjadi seorang dokter. Mudah bukan jika aku hanya bermimpi untuk menjadi seorang dokter yang hebat yang peduli kesehatan orang banyak dan orang yang tidak mampu. Semenjak aku ingin menjadi seorang dokter aku akui pelajaran IPA menjadi pelajaran favoritku bahkan aku yang kecil senang melakukan eksperimen dengan alam sekitarku walaupun hanya mencampurkan tanah, daun kering dan air. Aku menikmati masa kecilku yang begitu bahagia.
Namun sepuluh tahun berlalu begitu cepat aku merasa jenuh dan bosan dengan kehidupan yang ku alami. Tak ada motivasi –motivasi yang membisikkan semangat padaku. Impian ku berlalu aku tak bisa menjadi seorang dokter karena aku merasa lemah. Keadaanku mulai payah ketika aku harus berpikir sendirian tanpa ada yang membimbingku dengan cinta. Aku sadar keadaan keluargaku, aku sadar keadaan ku selama ini.  Aku berusaha bahagia dan memahami nasib yang ku alami dengan tetap bersyukur dan terus berdoa. Aku harus mampu berdiri tegap dan mengatakan pada diriku “AKU MAMPU MENJADI ORANG HEBAT”. Aku berusaha memotivasi diriku yang merasa bersalah pada dirinya sendiri. Dan kukatakan “AKU HARUS BERUBAH”.
Perjalanan panjang selama sepuluh tahun harus rela kulupakan, aku sadar pendidikan bukanlah segalanya namun pendidikan awal dari segalanya. Aku kini mulai menata kehidupan, berusaha mengobati luka dan mencari penawar yang dapat menyembuhkan luka yang lama membekas. Aku ingin menjadi seorang guru yang mampu belajar kehidupan, mengajarkan anak-anaknya hidup dan kebebasan, mengajarkan mereka tentang arti penting pengorbanan.dan perjuangnan. Mampu menjalani hidup dengan bahagia dan memaknai setiap perjalanan hidup dengan keberkahan. Aku ingin membangun impianku yang dulu pernah hancur dan mengembalikan impianku. Walaupun bukan aku yang melangkah untuk mewujudkannya menjadi nyata, tapi bersama anak-anakku nanti. Aku memiliki harapan besar yang harus kuwujudkan untuk mengembalikan nilai-nilai pendidikan yang dulu pernah menjadi semangatku.